Center of Eastern Indonesian Studies (CEIS)
CEIS Center of Eastern Indonesian Studies (CEIS)
Kembali ke Berita

Purnama Kapat: Makna dan Pelaksanaannya di Kota Mataram

26 September 2026 Miptah Berita

MATARAM — Purnama Kapat merupakan hari suci umat Hindu yang diperingati pada saat bulan purnama dalam Sasih Kapat. Purnama sendiri merupakan waktu ketika bulan berada dalam fase penuh, sedangkan Kapat merujuk pada bulan keempat dalam penanggalan atau kalender Bali. Karena itu, Purnama Kapat menjadi salah satu momentum penting dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan umat Hindu.

Pada hari tersebut, umat Hindu melaksanakan persembahyangan sebagai bentuk pengabdian dan ungkapan syukur kepada Tuhan. Persembahyangan dapat disertai dengan pelaksanaan yadnya serta berbagai sarana upacara sesuai dengan tradisi dan pelaksanaan keagamaan masing-masing.

Di Kota Mataram, perayaan Purnama Kapat pada Sabtu, 26 September 2026, ditandai dengan kedatangan umat Hindu menuju Pura Meru di Cakranegara. Umat datang bersama keluarga maupun kelompok masing-masing untuk mengikuti rangkaian persembahyangan di pura.

Dalam perjalanan menuju tempat persembahyangan, umat mengenakan busana adat dan membawa berbagai perlengkapan upacara. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa turut mengikuti kegiatan tersebut. Sebagian rombongan juga diiringi musik tradisional yang menjadi bagian dari suasana perjalanan menuju pura.

Pura Meru menjadi salah satu tempat pelaksanaan kegiatan keagamaan umat Hindu di Cakranegara. Kedatangan umat pada Purnama Kapat menjadi bagian dari rangkaian persembahyangan yang dilakukan untuk menjalankan kewajiban dan tradisi keagamaan pada hari suci tersebut.

Purnama Kapat dengan demikian tidak hanya ditandai oleh kegiatan berkumpulnya umat di pura, tetapi juga oleh rangkaian persiapan, perjalanan, persembahyangan, dan pelaksanaan yadnya. Di Kota Mataram, seluruh rangkaian tersebut berlangsung di tengah kehidupan masyarakat kota dan menjadi bagian dari keberagaman kehidupan keagamaan di daerah tersebut.

Bagikan Berita Ini: