Resmi Diluncurkan, CEIS Komit Kembangkan Riset di Indonesia Timur

Lembaga Center of Eastern Indonesian Studies (CEIS) resmi diluncurkan di Coffee Daun Melayang, Telagawaru, Lombok Barat, kemarin 3 Oktober 2024.

Direktur CEIS, Miptahudin Khairi, mengatakan, lembaga CEIS didirikan pada tahun 2022 untuk mengembangkan riset tentang wilayah Indonesia Timur.

“CEIS berdiri sejak tahun 2022 lalu dengan tujuan pengembangan riset di Indonesia Timur. Sebagai langkah awal untuk menunjukkan eksistensinya adalah dengan mengadakan Kelas metodologi Vol. 1,” ungkapnya.

CEO CAPITALL Press Nusantara dan penggagas CEIS, Ishak Harianto menyebutkan kehadiran CEIS berawal dari kegelisahan sebagai kaum pengopi berlatar akademis.

“Kami melihat minimnya gairah diskusi dan menulis di kalangan mahasiswa dan dosen. Sehingga dengan program-program CEIS ke depan, dapat meramaikan suasana akademis di Lombok dan NTB pada umumnya,” tuturnya.

Peneliti Institute of Southeast Asian Studies (ESAIs) dan salah satu penggagas CEIS, M Said mendukung kehadiran Lembaga ini.

Ia menilai lembaga ini hadir untuk menjadi epicentrum riset di Lombok, NTB.

“CEIS akan membangun pusat tradisi akademis seperti halnya di Yogyakarta, yang dikenal banyak melahirkan sarjana handal,” ujarnya.

Said berharap CEIS dapat membawa terobosan baru di bidang riset, terutama mengenai persoalan yang mengemuka di Indonesia Timur.

Leave a Response or Scholarly Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *